Glosarium Bahan Sosiologi Kelas Xi. Karakter K, L, M, N (Kurikulum Revisi 2016)

K
Kasta: Suatu kategori di mana para anggotanya ditunjuk dan ditetapkan status yang permanen dalam hierarki sosial, serta hubungannya dibatasi sesuai dengan statusnya.

Kebudayaan abstrak: Kebudayaan yang letaknya ada di dalam pikiran insan sehingga tidak sanggup diraba atau difoto.

Kebudayaan konkret: Kebudayaan yang wujudnya berpola dari tindakan atau perbuatan dan acara insan di dalam masyarakat yang sanggup diraba, dilihat, diamati, disimpan, atau difoto.

Kebudayaan: Keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya insan dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik insan dengan cara belajar.

Kekayaan: Kriteria ekonomi di mana orang yang berpenghasilan tinggi atau besar akan menempati lapisan sosial yang tinggi pula.

Kekerabatan: Unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang mempunyai kekerabatan darah atau kekerabatan perkawinan.


Kekerasan: Perbuatan yang menimbulkan cedera/luka fisik pada orang lain.

Kelas sosial: Perwujudan pelapisan sosial di masyarakat.

Kelompok etnis: Suatu komunitas yang menampilkan persamaan bahasa, budpekerti istiadat, kebiasaan, wilayah, bahkan sejarah.

Kelompok sosial: Kumpulan individu yang mempunyai kekerabatan dan saling berinteraksi sehingga menimbulkan tumbuhnya rasa kebersamaan dan rasa memiliki.

Kelompok: Sejumlah orang yang mempunyai norma-norma, nilai-nilai, dan impian yang sama, serta secara sadar dan teratur saling berinteraksi.

Keluarga ambilineal besar: Kelompok kekerabatan yang terdiri atas beberapa generasi yang bebuyutan dengan jumlah warganya mencapai ratusan orang.

Keluarga ambilineal kecil: Kelompok kekerabatan yang terdiri 25-30 orang; hidup dalam jangka waktu tertentu; serta saling mengenal dan memahami.

Kesempatan hidup: Kesempatan yang dimiliki oleh seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri akan barang-barang material, kondisi kehidupan yang positif dan pengalaman hidup yang diinginkan.

Kesenian: Nilai keindahan (estetika) yang berasal dari lisan hasrat insan akan keindahan sekitarnya.

Klan besar: Kelompok kekerabatan yang terdiri dari semua keturunan seorang nenek moyang, baik laki-laki maupun perempuan.

Klan kecil: Kelompok kekerabatan di mana satu dengan lainnya terikat melalui garis keturunan laki-laki saja atau garis keturunan perempuan saja.

Klan: Sistem sosial menurut ikatan darah atau keturunan yang sama, yang umumnya terjadi pada masyarakat unilateral.

Klan: Suatu kelompok kekerabatan yang terdiri atas semua keturunan dari seorang nenek moyang yang diperhitungkan melalui garis keturunan sejenis, ialah keturunan warga-warga laki-laki dan wanita.

Konflik in-group: Konflik yang terjadi dalam masyarakat itu sendiri.

Konflik non-realistis: Konflik yang bukan berasal dari tujuan-tujuan persaingan antagonis, melainkan kebutuhan untuk meredakan ketegangan, paling tidak dari salah satu pihak.

Konflik out-group: Konflik yang terjadi antara suatu kelompok atau masyarakat dengan kelompok atau masyarakat lain.

Konflik realistis: Konflik yang berasal dari kekecewaan individu atau kelompok terhadap tuntutan-tuntutan maupun asumsi laba yang terjadi dalam kekerabatan sosial.

Konflik status antarindividu: Konflik status yang terjadi antara individu satu dan individu lain.

Konflik status antarkelompok: Konflik kedudukan atau status yang terjadi antara kelompok yang satu dan kelompok yang lain.

Konflik status individual: Konflik status yang dirasakan oleh orang yang bersangkutan dalam batinnya sendiri.

Konflik status: Benturan-benturan atau kontradiksi yang dialami seseorang, yang berkaitan dengan status yang dimilikinya.

Konflik: dua atau lebih berseberangan, tidak selaras, dan bertentangan.

Konsiliasi: Bentuk pengendalian konflik melalui lembaga-lembaga tertentu yang memungkinkan diskusi dan pengambilan keputusan yang adil  di antara pihak-pihak yang bertikai.

Konsolidasi: Usaha untuk menata kembali, atau untuk memperkuat suatu kelompok yang hampir mengalami perpecahan.

Kontrol sosial: Tindakan pihak ketiga untuk mengendalikan, menghambat, dan mengakhiri kekerasan atau kerusuhan.

M
Marga: Garis keturunan ayah pada masyarakat Batak.


Masalah sosial: Masalah-masalah yang terjadi dalam masyarakat berupa perilaku-perilaku warga yang menyimpang dari norma yang berlaku (pelacuran atau prostitusi, penggunaan obat-obatan terlarang) atau pelanggaran terhadap aturan atau masalah-masalah yang bersifat merusak (destruktif) ikatan-ikatan sosial (kemiskinan, disorganisasi keluarga).

Masyarakat feodal: Masyarakat kaum bangsawan.

Masyarakat multikultural: Masyarakat yang terdiri atas dua atau lebih komunitas (kelompok) yang secara kultural dan ekonomi terpisah-pisah serta mempunyai struktur kelembagaan yang berbeda-beda satu sama lain.

Matrilineal: Garis keturunan ibu.

Mediasi: Bentuk pengendalian konflik dikala kedua belah pihak setuju menunjuk pihak ketiga sebagai mediator.

Mobilitas antargenerasi: Peralihan status sosial yang terjadi antara generasi dalam satu keturunan.

Mobilitas intragenerasi: Peralihan status sosial yang terjadi dalam satu generasi yang sama.

Mobilitas sosial horizontal: Peralihan individu atau objek-objek sosial lainnya dari suatu kelompok sosial ke kelompok sosial lainnya yang sederajat.

Mobilitas sosial vertikal: Perpindahan individu atau objek-objek sosial dari suatu kedudukan sosial tertentu ke kedudukan sosial lainnya yang tidak sederajat.

Mobilitas sosial: Suatu gerak perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya, atau gerak pindah dari strata satu ke strata lainnya.

Berikutnya. Glosarium Materi Sosiologi Kelas XI. Abjad O, P, Q, R, S, T (Kurikulum Revisi 2016)


Download

Artikel Terkait

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel